PHP Framework 2017 Yang Perlu Dipelajari

Depok - 2017-03-12 13:55:44

Berikut ini adalah PHP framework terbaik dan terpopuler yang dapat memfasilitasi dan merampingkan proses pembangunan backend pada website versi gumajeta.com

1. Laravel

LARAVEL adalah PHP framework yang relatif masih lumayan baru (dirilis pada 2011). Berdasarkan survei online Sitepoint baru-baru itu adalah framework paling populer di kalangan pengembang. LARAVEL memiliki ekosistem besar, dengan sekejap penyebaran platform, dan website resminya menawarkan banyak tutorial screencast atau sering disebut disebut Laracasts.

2. Symfony

Symfony adalah sebuah PHP framework lengkap yang didesain untuk mengoptimalkan pengembangan aplikasi berbasis web dengan menyuguhkan beberapa fitur-fitur andalan. Untuk pemula, symfony mengelompokkan aturan-aturan bisnis aplikasi (business rules), lokiga server, dan tampilan presentasi.

3. CodeIgniter

CodeIgniter adalah framework PHP yang cukup ringan, sudah berusia kurang lebih 10 tahun (dirilis pada tahun 2006). CodeIgniter memiliki proses instalasi yang sangat mudah dan hanya membutuhkan konfigurasi minimal, sehingga dapat mempercepat dalam instalasi. PHP Framework ini juga merupakan pilihan ideal jika Anda ingin menghindari konflik versi PHP, karena Framework ini bekerja dengan baik pada hampir semua platform hosting (saat ini hanya membutuhkan PHP 5.2.4).

4. Yii 2

Yii adalah framework PHP berbasis-komponen, berkinerja tinggi untuk pengembangan aplikasi Web berskala-besar. Yii menyediakan reusability maksimum dalam pemrograman Web dan mampu meningkatkan kecepatan pengembangan secara signifikan. Nama Yii (dieja sebagai /i:/) singkatan dari “Yes It Is!”.

Yii adalah PHP framework pemrograman umum Web yang bisa dipakai untuk mengembangkan semua jenis aplikasi Web. Dikarenakan sangat ringan dan dilengkapi dengan mekanisme caching yang canggih, Yii sangat cocok untuk pengembangan aplikasi dengan lalu lintas-tinggi, seperti portal, forum, sistem manajemen konten (CMS), sistem e-commerce, dan lain-lain.

5. Phalcon

Phalcon adalah salah satu framework PHP yang populer. Perbedaan Phalcon dari framework PHP yang lainnya adalah bahwa Phalcon diimplementasikan dalam bentuk PHP extension. Terkadang Phalcon tidak berfungsi dengan baik pada PHP 5.6. Jika PHP mengalami crash dengan Phalcon, silakan coba versi PHP lainnya, misalnya PHP 5.5 atau 5.4.

6. CakePHP

CakePHP merupakan sebuah rapid development framework yang gratis dan sumber terbuka untuk PHP.[2] CakePHP adalah sebuah framework atau kerangka kerja untuk membuat aplikasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) berbasis bahasa pemrograman PHP. CakePHP juga menjadi salah satu framework pilihan yang memungkinkan seorang dpengembang web untuk membuat sebuah aplikasi dengan karakter pengembangan RAD (Rapid Application Development), yang memungkinkan untuk digunakan dan dikembangkan menjadi aplikasi lain yang lebih kompleks.

CakePHP membuang proses monoton dalam pengembangan aplikasi web. CakePHP menyediakan semua alat bantu yang diperlukan untuk memulai tugas coding yang perlu diselesaikan: yaitu logika aplikasi. Daripada membuat sesuatu yang baru setiap memulai proyek baru, pengguna dapat meninjau unduhan CakePHP dan mulai fokus kepada logik aplikasi yang hendak dibangun.

CakePHP memiliki tim pengembang (developer) dan komunitas yang aktif (membawa nilai tambah ke proyek). Selain menjaga seseorang dari melakukan hal yang membuang waktu, penggunaan CakePHP juga berarti inti (core) aplikasi yang sudah teruji dengan baik dan secara periodik terdapat peningkatan/perbaikan. (wikipedia)

7. Zend Framework

Zend Framework adalah salah satu framework bahasa pemrograman PHP yang berbasis OOP (Oject Oriented Programming), sederhana, dan open source.
Zend Framework difokuskan untuk membangun aplikasi Web 2.0 dan Web Service yang lebih aman, reliabel dan modern. Framework ini juga telah mendukung API untuk beberapa vendor seperti e Google, Amazon, Yahoo!, Flickr.

Beberapa fiur terbaru Zend Framework antaralain :
AJAX support through JSON
Search – Lucene
Syndication
Web Services
High-quality, object-oriented PHP 5 class library – attention to best practices like design patterns, unit testing, & loose coupling.

8. Slim

Slim Framework adalah micro framework yang menggunakan bahasa pemrograman PHP. Slim Framework terinspirasi dari Sinatra, salah satu micro framework pada bahasa pemrograman Ruby. Sesuai dengan namanya, slim memang benar-benar ramping dan ringkas serta tidak di-bundle dengan library-libray selengkap full stack framework.

Sekian postingan kali ini yang mengenai  PHP Framework 2017 Yang Perlu Dipelajari, silahkan anda pelajari secara mendalam dan selamat mencoba.


Recent Post

    Responsive web design

  • Desain web responsif (RWD) adalah sebuah pendekatan untuk desain web yang bertujuan untuk menyusun situs untuk memberika... Read More

    Web Luxiophoto

  • Website LuxioPhoto is a group of passionate people who commit to take breathtakingphotos or else we're willing to jump f... Read More